Bandung, Pelita
Masjid Agung Kota Bogor terpilih menjadi juara Musabaqah Masjid Pemberdayaan Umat (MPU) tingkat Provinsi Jawa Barat.
Pengumuman pemenang lomba mesjid itu dilakukan pada acara puncak Peringatan Tahun Baru Islam 1430 Hijriyah yang dilakukan di Pusat Dawah Islam Provinsi Jawa Barat, Kamis (15/1).
Hadiah bagi pemenang Musabaqah Masjid Pemberdayaan Umat diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, H Ahmad Heryawan.
Sementara itu runer up musabaqah masjid tingkat Jabar itu diraih oleh Masjid Agung Indramayu dan Masjid Agung Ciamis.
Penilaian Musabaqah Mesjid Pemberdayaan Umat tingkat Jabar ini dilakukan dari unsur pemeliharaan mesjid serta manajemen pengelolaan administrasi dan kegiatan di mesjid itu, kata Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Jawa Barat, HR Maulani.
Musabaqah masjid itu juga melakukan penilaian untuk kategori Masjid Besar (kecamatan), Masjid Jami, Masjid Perumahan, Masjid Instansi, Masjid Wisata, Masjid Perumahan serta penilaian Dewan Masjid Indonesia tingkat Kabupaten/ kota.
Sementara itu pemenang untuk kategori Masjid Wisata diraih oleh Masjid At-Tiin di Jalan Raya Kuningan, kedua Masjid At-Taawun di Jalan Raya Puncak Bogor serta Masjid Nyalindung di Jalan Raya Sumedang - Cirebon.
Sedangkan pemenang kategori masjid besar diraih Masjid Al Barkah Gegesik Cirebon, kedua Al Manar Jatinegara Kabupaten Ciamis serta Al Jihad Wanayasa Kabupaten Purwakarta.
Sementara itu dua masjid Polri meraih peringkat pertama dan ketiga untuk kategori masjid instansi yakni Masjid Al Mutaqin Secapa Polri Sukabumi dan Al-Taubah Polres Banjar. Selain itu Mesjid Al-Muhidin Polres Bandung sebagai pemenang harapan. Peringkat kedua Masjid Instansi diraih Masjid Pabrik Gula Rajawali Cirebon.
Sedangkan Musabaqoh Kepengurusan DMI diraih DMI Kota Cirebon, Majalengka dan Kuningan.
Ketua Umum DMI Jabar menyebutkan jumlah masjid di Jawa Barat saat ini sekitar 162.223 masjid. Musabaqah Masjid itu merupakan kegiatan tahunan DMI Jawa Barat.
Sementara itu peringatan Tahun Baru Islam 1430 H yang digelar di Pusdai Jawa Barat itu diikuti sekitar seribu orang dari Keluarga Besar DMI dan ditandai dengan tausiyah oleh Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan.
Sabtu, 19 Desember 2009
Senin, 14 Desember 2009
ARTIKEL ISLAMI
| GENERASI MUDA YANG AKTIF MEMAKMURKAN MASJID |
Bila Masjid ramai dipenuhi orang-orang tua, adalah sesuatu yang sangat biasa. Sudah sewajarnya orang-tua lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Karena Yakin Sudah bakal pulang kembali kepada Alloh SWT Lebih baik lagi, kalau masjid dipenuhi oleh remaja, mahasiswa yang penuh semangat membangun Aqidah yang kuat, penuh energi memakmurkan masjid, dengan Kegiatan yang bermanfaat untuk dunia jembatan kebahagiaan di akhirat. Bila kita adalah anak muda yang tidak bisa ceramah, jangan khawatir, Dakwah tanpa ceramah yang paling minimal ialah: GENERASI MUDA YANG RAJIN PERGI SHOLAT BERJAMAAH Tanpa ceramah atau mengajak siapapun. Setiap langkahnya menuju masjid dicatat malaikat, Setiap ada orang yang melihatnya pergi ke masjid, Kemudian orang itu jadi tergerak hatinya pergi ke masjid walaupun tanpa diajak anak muda tsb, maka anak muda itu sudah mendapat pahala dakwah tambahan tanpa ceramah. Sehingga masjid menjadi makin makmur, penuh cahaya dan berkah. Dakwah tanpa ceramah berikutnya yang bisa kita pilih ialah: MENGHADIRI MAJELIS TAKLIM, Bila Majelis Ilmu, (Majelis Taklim Tentang Aqidah ) dihadiri oleh banyak anak muda, maka insya Alloh 10-20 tahun ke depan, masa depan akan lebih baik. Karena bila makin banyak anak muda yang bertaqwa, makin mantap Iman / Aqidahnya, Jauh dari Perdukunan/ syirik, maka anak muda tersebut akan membawa berkah, sehingga Alloh SWT akan menurunkan rahmatNYA dari langit dan Bumi. Dan akan mencegah terjadinya Bencana. Bila makin banyak anak muda yang rajin menuntut ilmu di majelis taklim, maka secara tidak langsung akan mendorong para orang-tua yang belum mau hadir. Bila ada orangtua yang hadir karena terpengaruh melihat anak muda yang rajin maka anak muda tersebut sudah berdakwah tanpa perlu menceramahi orang tua. Dan Mendapat tambahan pahala dakwah. Insya Alloh. MEMBERSIHKAN MASJID, Tanpa perlu ceramah, Dengan membersihkan masjid maka akan mendapat lebih banyak pahala. Jamaah lain menjadi betah ke masjid, Makin banyak orang yang ke masjid karena perasaan nyaman dan bersih maka makin banyak pahala yang diterima orang yang membersihkan masjid. Bayangkan jika sholat jumat, ada ratusan orang yang merasakan kebersihan masjid maka pembersih masjid akan mendapat ratusan pahala tambahan tanpa perlu ceramah. MENJADI PANITIA MAJELIS TAKLIM, MEMBANTU USTADZ/PENCERAMAH, Karena belum bisa berceramah sebaiknya anak mua menjadi panitia MT dan menjadi asisten penceramah terlebih dahulu. Sambil terus menambah ilmu dengan bergaul dengan orang sholeh dan para ustadz. Pahala dakwah akan mengalir sebanyak jamaah yang hadir tanpa harus ceramah. MENJADI GURU TPA, Dengan menjadi guru TPA berarti sudah berlatih berceramah, dengan mengajar di depan anak-anak Taman Pendidikan ALQuran (TPA). Pahala menjadi guru TPA sangat besar dan akan terus mengalir menjadi pahala amal Jariah. Bila Ikhlash mengajar karena Alloh SWT. Kemudian ada sekian persen murid TPA yang berhasil mengajarkan Ilmu yang bermanfaat kepada anak cucunya, Maka Pahalanya terus mengalir menjadi Modal Investasi Menuju Surga. Tanpa harus ceramah di depan mimbar. MENERBITKAN MAJALAH DINDING, Anak Muda biasanya Lebih Kreatif, Penuh Ide Baru dan Segar, Dengan membuat majalah dinding yang secara teratur, rapi dan Indah akan meningkatkan minat IQRO / Baca anggota jamaah Masjid. Jamaah tetap dan Jamaah Musafir yang sedang singgah di masjid akan bertambah Ilmunya, Informasi Makin Tersebar Luas. Dakwah Menjadi makin Luas , makin Gencar, dan jamaah jadi semakin berwawasan dan tidak Kuper. Karena Mading biasanya diambil dari majalah, Internet seluruh dunia, dan bahkan akan banyak ditulis sendiri oleh generasi muda bila Madingnya makin berkembang. Bila ada 100 orang yang membaca Mading tersebut setiap jumat. Berarti anak muda yg memasang Mading tersebut sudah berdakwah tanpa ceramah pada 400 orang setiap bulannya. MENJADI PANITIA PERINGATAN HARI BESAR ISLAM Dakwah tanpa harus berceramah yang cocok juga untuk anak muda ialah turut ambil bagian dalam penyelenggaraan/ panitia peringatan Hari besar Islam. Dengan menjadi panitia, menjadi lebih ingat makna hari-hari besar Islam dan akan mendapat pahala sebanyak jamaah yang hadir, panitia mendapat pahala dakwah tanpa harus pandai berceramah. Biarlah Ustadz yang sudah mantap Ilmu dan amalnya yang berceramah. |
PERINGATAN HARI BESAR ISLAM (PHBI)
Setiap momen perayaan Hari Besar Islam, Masjid Besar Al- Barkah gegesik senantiasa menggelar kegiatan-kegiatan syiar dakwah Islamiyah yang mampu menjangkau seluruh elemen masyarakat
PROFIL MASJID AL- BARKAH GEGESIK CIREBON
Masjid Al- Barkah Gegesik Cirebon sebagai pusat kegiatan keagamaan, telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Gegesik dan sekitarnya. hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya jamaah masjid setiap sholat berjamaah lima waktu dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya.
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)
DKM Al- Barkah Gegesik adalah lembaga yang dibentuk khusus untuk kegiatan-kegiatan peribadatan maupun kegiatan lainnya, sebagai andalan Masjid Besar Al- Barkah Gegesik Cirebon Jawa Barat untuk memakmurkan masjid.
Label:
MTA Gegesik Net,
posted by
Langganan:
Postingan (Atom)
